• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website SMP Katolik IGNATIUS SLAMET RIYADI. Telah Dibuka Penerimaan Peserta Didik Baru 2021-2022 Informasi Lebih Lanjut Silahkan Hubungi Nomor Kontak. Info Kontak TK. 0267-8604101, SD. 0267-601145, SMP. 0267-600234, SMA 0267-8604065. .. Terima Kasih Atas Kunjungannya ..

Kontak Kami


SMP IGNATIUS SLAMET RIYADI KARAWANG

NPSN : 20237174

Jl.Pandawa Perumahan Resinda - Karawang


info@smpslametriyadi-karawang.sch.id

TLP : 0267-600234


          

Photo Staf


ยป Index Staf

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimanakah pendapat Anda mengenai pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)
Sangat Baik
Baik
Cukup Baik
Tidak Baik
  Lihat

Agenda

02 December 2020
M
S
S
R
K
J
S
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Statistik


Total Hits : 105557
Pengunjung : 49538
Hari ini : 4
Hits hari ini : 8
Member Online : 2
IP : 3.238.107.166
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Presiden Jokowi: Kesehatan & pendidikan pondasi hadapi era persaingan




Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan bahwa kesehatan dan pendidikan menjadi pondasi untuk menghadapi era persaingan antarnegara yang semakin ketat. "Jangan melupakan yang namanya gizi, jangan lupakan pendidikan karena itu merupakan pondasi yang kita perlukan dalam rangka menghadapi kompetisi atau persaingan antarnegara nantinya," kata Presiden Jokowi, usai menyerahkan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di SMP N 2 Ambon Jalan Apituley Kelurahan Silale Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Rabu.

Presiden mengingatkan semua pihak harus menyiapkan generasi yang kuat dari sekarang."Tahun 2025 hingga 2035 kita akan mendapatkan bonus demografi, tapi kalau kualitasnya tidak kita perbaiki, skill-nya tidak kita upgrade, itu akan jadi beban negara," katanya.Menurut Presiden, pembangunan sumber daya manusia terus dilakukan, bahkan mulai dari masih di dalam kandungan melalui pemberian makanan bergizi tambahan.

Selain didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Presiden juga bersama antara lain Menko PMK Puan Maharani, Mendikbud Muhadjir Effendi, Seskab Pramono Anung dan Menkes Nila Moeloek.Presiden dalam acara itu juga memberikan kuis kepada siswa yang hadir, dan memberikan hadiah sepeda kepada siswa yang berhasil menjawabnya.

Selain itu, Presiden Jokowi juga memberikan sejumlah laptop kepada SMPN2 Ambon.Presiden menyebutkan bahwa penerima KIP di Kota Ambon mencapai sebanyak 1.265 siswa, dan untuk siswa SD mendapatkan Rp450.000, SMP Rp750.000 dan SMA/SMK Rp1 juta.

"Ingat uang itu bisa diambil di BRI dan BNI. Ngambil-nya tidak perlu sekaligus, dan jangan diambil dulu, tapi ditabung dulu, misal beli sepatu harga Rp200.000 ambil Rp200.000 saja," kata Presiden.Presiden mengingatkan bahwa uang KIP hanya boleh dipakai untuk urusan sekolah."Tidak boleh beli pulsa, kalau beli dengan KIP, kartunya dicabut," kata Presiden. Dalam kesempatan itu Presiden juga berpesan agar para siswa belajar secara baik.

"Jangan lupa rajin ibadah dan olah raga rutin sehingga sehat semua," demikian Presiden Jokowi.

Editor: Priyambodo RH



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas